Kim Himchan Show: Invitation!

bap's kim himchan show!

Hari ini B.A.P sangat sibuk di dorm mereka. Sangat, sangat, sibuk. 

Yongguk sibuk berolahraga. Himchan dan Jongup menonton film di ruang tengah. Junhong yang paling rajin sedang mencuci pakaian di depan kamar mandi, sedangkan Youngjae asyik bermain dengan gadget yang diberikan salah seorang fans. Hingga detik ini Youngjae masih tidak percaya bahwa fans mereka sungguh kaya sampai rela membelikan sebuah iPad. Gila! Ya, Youngjae tidak memercayai itu. Terlebih fans memberikannya pada Jongup, padahal seluruh dunia tahu siapa penggila barang elektronik di B.A.P! Karena itulah, Youngjae suka memonopoli iPad Jongup dengan mengatas namakan gelar The King of Gadget. Jongup tak ambil pusing, lantaran hyung-nya tersebut akan memukul—tentu saja, bercanda—dan merayunya agar meminjamkan iPad. Lagi pula Jongup hanya menggunakan iPad-nya untuk mendengarkan musik dan menonton Youtube. Selebihnya, itu adalah privasi seorang Moon Jongup.

Kembali ke awal, B.A.P dengan enam anggotanya—tunggu, di mana Jung Daehyun?

Oh, tidak! Daehyun hilang!

Sekejap, terdengar suara pintu dibuka, seorang pemuda tampan berambut cokelat tua yang mengenakan jins biru dan sweater hitam, membuka pintu sambil membawa-bawa kantung plastik. Ah, ini dia Daehyun! Ya, dia menengok kanan dan kiri, kemudian mengambil tempat di sebelah Youngjae, di atas sofa.

“Aku lapar!” seru Youngjae, ekor matanya memicing ke arah Himchan dan Jongup. “Hyung, aku lapar!”

“Masak sendiri! Tidakkah harusnya kalian semua para pemalas mencontoh tindakan Junhongie?!” balas Himchan. Dia tak mau diganggu jika sudah mulai menonton Twilight Saga. Bukan, dia tidak terlalu tertarik dengan hubungan cinta antara serigala, manusia, dan peminum darah, tapi dia hanya tertarik pada gadis kecil yang memerankan Renesmee. Sungguh anak kecil yang cantik! Tapi tolong dicatat bahwa Himchan bukanlah pedofil. Setelah ini juga mereka akan mencoba menonton saluran TV Indonesia—Jongup tak sengaja mendapatkan rekomendasi ini saat di toko elektronik, entah bisikan setan apa yang menganjurkannya dan TV berbayar mana yang menayangkannya—dan mendapatkan rekomendasi pula tentang film yang ‘sangat Indonesia’ berjudul Tutur Tinular. Apakah itu masih belum diketahui, yang pasti Jongup dan Himchan bereksprektasi bahwa Tutur Tinular adalah film yang keren karena judulnya yang sulit.

Hyung, ada surat untukmu.” Daehyun bergegas mendekati Himchan, kemudian menyerahkan sebuah surat untuk hyung-nya. Himchan ataupun anggota B.A.P lainnya awalnya sama sekali tak pernah mengira surat itu akan menggemparkan seisi dorm. Segera saja Himchan menerima dan membuka suratnya tanpa menunggu lama, lagi pula dia penasaran siapakah sang pengirim surat yang menggunakan amplop berbahan agak mahal dan berukuran cukup besar tersebut. Fans, atau malah orang tuanya?

Setelah membuka amplop, Himchan sedikit kecewa lantaran hanya menemukan secarik kertas di dalam sana. Sebetulnya dari semalam dia berandai-andai bagaimana jika ada orang yang mengiriminya sebungkus permen lollipop melalui surat—meski Himchan tahu tidak akan muat—tapi nyatanya khayalan tinggal khayalan. Biasanya surat fans akan dipenuhi dengan gambar-gambar lucu atau apa pun yang menunjukkan ketertarikan mereka pada Himchan, tapi kertas surat yang dia lihat polos dan berwarna putih pucat. Tangan Himchan bergerak membuka surat kertas yang dilipat-lipat tersebut lalu mulai membacanya. Kala dia selesai membaca paragraf terakhir, matanya melotot dan jantungnya menghentak. Kaget bukan main, tentu saja! Karena isi surat itu adalah:

Untuk yang bernama di bawah ini:

KIM HIMCHAN

Kami dari TV XXX menawarkan tawaran pekerjaan untuk Anda, yakni menjadi MC di acara spesial hari Rabu, pukul 19.00 yang merupakan acara baru di stasiun TV kami. Untuk persiapan shooting dan rapat kru, kami akan menyelenggarakannya pada hari Sabtu, xx Maret 20xx

Nama acaranya adalah: Kim Himchan Show!

Acara tersebut adalah acara talkshow khusus yang dipandu oleh Anda. Kami memilih Anda karena kemampuan membawa acara, sifat humoris, dan pembawaan Anda dalam mengantisipasi setiap percakapan. Kami mengharapkan pertimbangannya. Surat resmi telah kami kirim juga pada pihak TS Entertainment.

Jika Anda setuju dengan tawaran ini, silakan menghubungi kami lewat TS Entertainment.

Terima kasih,

Head-Director TV XXX,

Kang XXXX

“HIMCHAN HYUNG DAPAT TAWARAN KERJA BESAR!” Baru saja Himchan ingin bersorak girang, Daehyun tiba-tiba menjerit paling pertama. Himchan terkejut mendengar suara melengking Daehyun, yang ternyata mengintip dan ikut membaca isi surat yang didapatnya. “Walau isi surat ini banyak sekali huruf x-nya, tapi tetap, Himchan hyung dapat tawaran sinting!”

“GILA! BAHKAN ACARA KHUSUS UNTUK DIRINYA SENDIRI!?” timpal Youngjae. Rupa-rupanya dia penasaran dan mengikuti gerik Daehyun tadi. “Pasti ini hanya candaan! Tidak mungkin!”

“Mungkin ada yang mempersiapkan March Mop untukmu, Hyung?” kata Jongup polos. Pernyataannya mendapat delikan tajam Himchan.

“Bahkan aku belum dapat tawaran dari produser drama atau sitcom!” Lagi-lagi Youngjae menyahut. Sepertinya dia mengungkit tentang pengajuan dirinya di beberapa interview karena aktingnya sebagai orang-yang-ditembak-lalu-mati di OneShot mendapat pujian.

“Dan kau akan tampil secara rutin? Tanpa kami?? Apa maksudnya!?” Kini giliran Daehyun yang memprotes.

“Itu pasti tipuan! Kenapa kau yang dipilih, hyung? KENAPA???” Suara Youngjae persis layaknya orang yang disiksa hingga nyaris mati dan pahlawan yang akan menyelamatkannya datang begitu terlambat.

“DIAAAAAAAAM!!!” Teriakan Himchan sukses membungkam semua dongsaeng-nya. Jeritan-jeritan yang mengganggu itu pun membuat Yongguk segera berhenti melakukan push-up 3 set, kemudian melihat apa yang sedang terjadi di ruang tengah. Mungkinkah insiden yang sama terjadi lagi seperti sepekan lalu, kala Himchan tak sengaja melihat dua cicak yang sedang kawin di belakang televisi lalu dia spontan berlari, menabrak Junhong, menimpa Youngjae yang sedang duduk di lantai, dan terakhir mematahkan Nintendo DS yang dipegang Youngjae menjadi dua. Sudah dapat dipastikan bahwa Yoo Youngjae murka akan insiden itu, namun segera ditenangkan dengan perjanjian traktir-mentraktir dalam jangka waktu setahun oleh Himchan.

“Tentu saja aku yang dipilih, karena aku hebat!” Himchan mengakhiri kata-katanya dengan tawa bangga. Perbuatannya tidak mendapat respon yang baik, malah Youngjae mengernyitkan alis karena jengkel. Selama ini B.A.P selalu pergi bersama-sama ke acara apa pun, kendati beberapa saat yang lalu Yongguk juga Himchan menjadi asisten Younha untuk Younha Starry Night, Yongguk membintangi sebuah Music Video, dan Daehyun menjadi MC sehari untuk Music Core, tapi di luar itu, mereka tak pernah mendapat acara individual seperti ini. Dan hal ini sangat jarang terjadi! Bahkan senior-senior mereka sedikit sekali yang memunyai acara  sendiri! Jelas saja Daehyun, Youngjae, dan Jongup merasa iri setengah mati.

“Ada apa sih?” Yongguk masuk ke tengah-tengah mereka dengan ekspresi heran sekaligus penasaran.

“Baca ini, Yongguk hyung! Himchan hyung mendapat pekerjaan yang luar biasa!” Daehyun merebut kertas surat dari tangan Himchan, lalu menyerahkan dengan penuh hormat ke tangan leader mereka. Himchan nyaris menjitak Daehyun jika Youngjae tidak menghentikannya.

“Apa? Akhirnya ada juga yang hendak menjadikan Himchan sebagai kelinci percobaan?” Ya, bahkan Yongguk pun ikut-ikutan menjadikan Himchan sebagai objek bullying.

“Gigi Himchan hyung memang mirip kelinci, tapi bukan itu!” seru Youngjae, tampaknya dia ingin sekali Yongguk segera membaca surat tersebut.

“Yoo Youngjae! Apa yang kaukatakan!?”

Sementara Yongguk sibuk membaca dengan ditemani Youngjae dan Daehyun yang menahan tubuh Himchan agar tidak mengganggu, Jongup pergi ke kamar mandi dan menemukan Junhong yang masih bekerja bersama tumpukan pakaian. Beruntunglah mereka karena uang yang mereka tabung sudah cukup untuk membeli mesin cuci sendiri sehingga Junhong tak perlu bau deterjen. Tapi… Junhong yang Jongup temukan sedang berjoget Harlem Shake, dengan kepala yang berputar-putar dan satu kaki naik ke atas mesin cuci. Tangan kanannya teracung ke udara dan tangan kirinya membawa-bawa ember entah untuk apa. Sekarang Jongup tahu kenapa Junhong tidak ke ruang tengah walau seisi dorm sedang gempar di sana.

“Junhong-a?”

“Jongupie hyung?” Junhong tampak kaget bercampur malu. Dia segera menurunkan kaki dan tangannya, kemudian ember yang dia genggam jatuh begitu saja ke lantai.

“Di ruang tengah semuanya sedang membicarakan pekerjaan baru Himchan hyung—tunggu, jangan berhenti!”

“Apa??”

Jongup tidak menjawab, dia mengeluarkan iPad-nya yang tadi dia ambil dari Youngjae, lalu meletakkannya di atas mesin cuci. Dengan cepat, Jongup menoleh ke arah Junhong.

“Aku ikut!”

Akhirnya, Jongup dan Junhong melakukan Harlem Shake—walau hanya berdua dan di tempat yang sangat aneh—dengan direkam di iPad Jongup. Kegiatan mereka ini akan terulang lagi dengan orang-orang yang lebih banyak, tapi waktunya… mungkin suatu hari nanti. Bersama ide gila Daehyun.

Kembali ke ruang tengah, Yongguk menganga tidak percaya setelah membaca keseluruhan dari surat yang ditujukan untuk Himchan itu. “Wow!” Itulah reaksi Yongguk yang paling pertama, “sialan, kau hebat juga!” katanya.

“Nah, Yongguk saja tidak menghinaku macam-macam! Kau yang terbaik, Yonggukie!” Himchan menyengir lebar sembari memandang Daehyun juga Youngjae dengan tatapan penuh kemenangan. Tentu saja, tidak mungkin dua orang yang selalu saja mendominasi reality show B.A.P dan gemar berbicara tersebut akan menerima begitu saja.

“Tolak tawaran itu!” seru Youngjae tiba-tiba.

“Apa?! Kena—”

“Kau tak boleh punya acara sendiri tanpa kami!”

“Ya! Tidak boleh!” Daehyun mengiyakan.

“APA!?”

“Kalian setuju ‘kan, Jongup-a? Junhong-a??” Daehyun berusaha memanggil kedua dongsaeng mereka yang sedari tadi tidak menampakkan diri mereka. Jongup dan Junhong yang tengah tertawa-tawa menonton video buatan mereka lekas menuju ke ruang tengah.

“Kecuali salah satu dari kami menemani!” Youngjae masih saja bersikeras melawan.

“Tidak! Kalau begitu, semuanya harus ikut!” Dan Himchan tambah mengerutkan kening karena Yongguk ikut protes. Dia sudah tak tahan lagi!

“AH! DIAM KALIAAAAAAN!!! Dasar anak-anak gila! Aku takkan memberi kalian makan!” Akhirnya, Himchan mengamuk juga. Teriakannya sukses membuat Jongup dan Junhong yang baru saja membuka pintu, mundur beberapa langkah karena ketakutan.

HYUNG! KAU PUNYA HUTANG MENTRAKTIR SETAHUN PADAKU!”

Dan pastinya orang terakhir yang juga mengakhiri protesan mereka sore itu adalah Yoo Youngjae.

***

Esoknya, Himchan masuk ke dalam ruang latihan di gedung TS, menemukan manager B.A.P sedang berbincang-bincang dengan manager SECRET. “Hyung, aku menerima tawarannya. Tadi Sajangnim sedang keluar, kupikir aku harus memberitahumu juga,” katanya.

“Himchan-a! Aku ini manager, sudah pasti aku tahu!” Sang Manager tersenyum cerah, kemudian menepuk-nepuk pundak Himchan. “Selamat! Semoga kau berhasil dalam tayangan perdana dan berikut-berikutnya pula!”

“Terima kasih, hyung! Tapi memang ada satu kendala—”

Hyung! Himchan hyung! Kita ada persiapan untuk album baru lagi, ditambah harus latihan koreografi, luka tanganmu belum sembuh benar, kami masih memerlukan makanan di rumah, tidak ada yang memasak! Aku lapar! Youngjae lapar! Jongup lapar! Junhong lapar! Semua lapar! Kalau kau tak ada, siapa yang memasak? Kita miskin hyung! Kita tak punya uang untuk makan di luar setiap hari! Kau mau kita mati hyung? KAU MAU??” Siapa lagi yang mampu berbicara cepat dengan aksen Busan yang khas kalau bukan Jung Daehyun? Suaranya terdengar nyaring dan lantang dari balik pintu.

Hyung! Kau dipanggil Sajangnim! Beliau bilang acaranya diberikan untukku!” Suara serak Youngjae mengekor setelahnya.

“Tidak hyung, acaranya untuk semua!” Kini Junhong dan Jongup yang protes. Daehyun juga sudah menarik kerah Youngjae dan menyuruhnya tutup mulut. Mereka saling mendorong dan membuat Jongup yang berdiri di belakang Youngjae menabrak dinding, menyebabkan bunyi ‘buk!’ terdengar.

“Ah! Daehyun hyung, kau menginjak kakiku!” cicit Junhong.

“Aduh, rambutku!!!” Tampaknya Jongup yang terjatuh setelah menabrak dinding terinjak rambutnya oleh kaki Youngjae.

“Daehyun, jangan dorong-dorong! Kau menjambak rambutku, brengsek!” Nada suara Youngjae meninggi.

“Siapa yang brengsek?! Acaranya untuk semua!”

Hyung! Aku akan mati! Aku akan matiiii!” Junhong menjerit kesakitan saat tubuh Daehyun yang didorong Youngjae menghimpitnya dan membuatnya menempel ke tembok, dengan siku Daehyun yang menusuk-nusuk punggungnya. Jongup berusaha menyelamatkan Junhong tapi dia tersandung kaki Youngjae sehingga dia harus terjatuh untuk kedua kalinya.

“Apa yang kalian lakukan!? Jangan menutupi jalan!” Yongguk yang baru datang segera saja mengomeli adik-adiknya yang berisik itu. Daehyun dan Youngjae masih saling mendorong, dan pada akhirnya keseimbangan tubuh mereka menjadi tidak stabil. Youngjae jatuh menubruk Daehyun, diikuti Daehyun yang menimpa Jongup, dan Junhong yang berhasil melepaskan diri usai mencium tembok ikut terjatuh juga karena Youngjae berpegangan pada bajunya. Terdengar bunyi berdebum yang luar biasa keras, mengguncang gedung TS.

“Ah! Aku bisa gila!” jerit Himchan frustasi. Manager hyung hanya bisa menepuk-nepuk kembali pundak Himchan. Sepertinya kerusuhan yang sama akan terjadi di episode pertama Kim Himchan Show? Begitu juga dengan episode selanjutnya, selanjutnya, dan selanjutnya…

fin?

***

A/N: KANGEN CHAN UMMAAAAAA! Kangen bawelnya, kangen suaranya yang melengking ganggu, kangen pedenya dia. Sekarang kalo B.A.P kumpul gaada yang di-bully, gaasik😦 Intinya fic ini dipersembahkan untuk B.A.P dan Channie! Setelah melepas fic Victoria dan Amber nanti, saya mau ambil hiatus, setidaknya sampai UN beres. Terima kasih untuk Kak Dira dan fic-ficnya yang luar biasa! Juga beberapa penulis yang menginspirasi.

Jadi gaakan publish apa-apa fik? Oh tenang aja, alien dari Planet Mato aja tau kalo aku sering berdusta soal janji publish!

Mind to review?😀

9 responses to “Kim Himchan Show: Invitation!

  1. aaaaa fikhaaa… kangen ff buatan kamu😦
    lucu kok fikh😄
    tentang channie dan kerusuhan *yang selalu di buat oleh daehyun dan youngjae* serta adik-adik kita yang teraniaya *junhong dan jongup* hahahahaha
    selesai hiatus lanjut lagi ya fikh ceritanya :p
    eonn tungguin… trus sama yang the black circus side story, chapter 7-9 kok gak bisa di buka ya ? eonn belum baca ._.
    pokoknya eonn tunggu fanfic-fanfic daebak dari kamu ^^ semangat ya UN nya !!!! ^^

    • kakaaaaak!{}
      daejae selalu rusuh dan sohib sejati di mataku:’) iya, dia oppa-oppaku yang teraniaya sebetulnya… ahahahah okeee setelah feeling comedy-ku balik ya, kurasa aku harus cari feel yang pas nih:’
      oalaah eonn baca aja di http://indofanfictkpop.wordpress.com/ yang di sini kuhapus karena BC mau dijadiin seuatu project hehe😀 terima kasih banyak unnie!!! UN wajib dikalahkan!!

  2. Pingback: Kim Himchan Show: Invitation! | beebubblee·

  3. FIKHA FIKHA FIKHA INI BLACK CIRCUS KOK MENGHILANG??*gaknyante*
    Aduh lama sekali tidak mengintip(?) blog ini, aduduh kangennya bacain ff fikha~ /kendalaun/

    aduh begimana ya gue suka banget ama ff ramuan fikha, jujur gue iri tapi gak dengki ama kamu ihihi*abaikan*

    Oh btw ini ff kok ngakak gitu ya-___- semacam pelepas setres gituuu-____-
    JOHA!!

    Keep writing yaaa, alien dari planet mato juga tahu janji gak publish itu BERKAH buat pengunjung setia sweetandsugar muaheuheuuuu~

    • BC sedang dalam proses untuk project kak sar, jadi harus dihapus dulu dari website~ tapi masih ada di draft kok =))
      Waaaa aku juga udah lama ngga liat! apa kabaaar?
      nah gimana… masih belajar kok ini hueheheh :B

      IYAAAP karena ini ditulis abis tryout. ceritanya lagi stress

      okeee makasih banyaaak! tulisan nganggur banyak kok betebaran di sini silakan dipilih-dipilih~ *ngobral*

  4. Newcomer disini. Suka sama ff BAP kamu. Yang ini kok jadi ngakak ya? Wkwkwk kebayang rusuhnya. Btw, ada lagi gak yg castnya BAP yg genrenya kyak gini.

    • Halooo Jasminechoi! Salam kenal yaa, Fikha 98l x) oh ada sih judulnya Cooking for Dinner tapi aku ngga merekomendasikan kamu baca ff gagal itu…
      Btw makasih banyak yaaaa!😄

Will You Give Me A Happiness? :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s